September 11, 2021

Inspiratif.co.id

Inspirasinya Semua kalangan

DPMPTSP Lampura Lebihi Target PAD di Tahun 2020, Tercapai Rp.757 Juta

*Laporan : Berkhin S. – Inspiratif.co.id

LAMPUNG UTARA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lampung Utara, tetap membuka peluang seluas luasnya bagi para investor lokal maupun luar daerah, yang ingin mendapatkan dan memproses perizinan. Hal itu ditujukan demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung Utara.

Terbukti pada tahun 2020 PADpada DPMPTSP mampu melampaui target hingga 289 persen. Dimana target yang ditetapkan sebesar Rp.262.500.000, terealisasi sebesar Rp. 757.343.423 atau jika dipresentasikan yakni 289 persen.

“Alhamdulillah, semua bisa berjalan berkat kerja keras kita bersama, tentunya dengan usaha jemput Bola tetap kita lakukan teguran bagi para Pelaku usaha serta melakukan penertiban terhadap Legalitas bangunan. Kita terus berupaya menarik investor luar untuk berinvestasi di Lampura. Peluang invetasi salah satunya Memberikan kemudahan dalam mengurus Izin. Dengan begitu Investor akan semakin ramai berinvestasi di Lampura,” jelas Kepala DPMPTSP Lampura Dra. Sri Mulyana saat diwawancarai wartawan, senin 15 februari 2021.

Upaya itu dilakukan dengan acuan Peraturan Bupati (Perbup) yakni Perbup Nomor:66 tahun 2020 tentang keringanan dan pembebasan retribusi IMB (Izin Mendirikan Bangunan) khusus rumah tinggal yang tidak ada unsur komersil di Lampung Utara.

Adapun perkembangan Investasi tahun 2020 sebesar Rp.132.710.922.950 dengan total pelaku usaha sebanyak 1.022 orang dan dapat dilihat banyaknya minat dari pihak luar yang mau menanamkan modalnya di Lampura, salah satunya yakni masuknya usaha perumahan. Ini salah satu penyumbang PAD terbesar untuk Kabupaten kita.

DPMPTSP saat ini telah menerapkan perizinan elektronik atau OSS (Online Singel Submission). OSS sendiri merupakan lembaga atas nama pemerintah. Dimana sistem ini terkoneksi dengan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). “Dengan terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB), pelaku usaha itu baik perorangan maupun kelompok sudah tercatat secara Nasional.” pungkasnya.

 18 total views,  2 views today