September 17, 2021

Inspiratif.co.id

Inspirasinya Semua kalangan

Pemprov Lampung Akan Gelar Pasar Murah Di Lampura, Kadisdag Hendri: Ini Untuk Bantu Masyarakat

*Laporan : Berkhin S. – Inspiratif.co.id

LAMPUNG UTARA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Pemerintah Provinsi Lampung berencana akan menggelar Pasar Murah di Kabupaten Lampung Utara, tepatnya di Desa Kali Balangan Kecamatan Abung Selatan, Senin 26 April 2021. Hal itu ditujukan untuk meringankan beban masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Lampung Utara, Hendri.S.H. menjelaskan, dalam pelaksanaannya nanti akan ada sekitar 1000 paket sembako yang akan dibagikan ke masyarakat dengan tiga jenis sembako.

“Kalau tidak ada halangan besok senin 25 April 2021 pasar murah di gelar. Mulai dari paket sembako lengkap terdiri dari beras, gula, minyak dan telur, kemudian ada paket tanpa telur dan tanpa beras. Harga paket sembakonya sendiri sekitar Rp.70 Ribu. Masyarakat yang akan membelinya biasanya diberikan kupon untuk penukaran. Untuk harganya tentu jauh lebih murah dari harga di pasaran,” jelas Hendri, kepada media ini Minggu, 25-April-2021.

Pasar murah sendiri akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pasar murah dari Pemerintah Provinsi Lampung (Subsidi) dan Pasar Murah Non Subsidi dari para Pengusaha. Untuk jadwalnya sendiri hingga saat ini sedang di bahas mana lokasi yang memang benar-benar tepat, sehingga peruntukannya bisa dirasakan oleh Masyarakat

“Dalam Pasar Murah Provinsi, lokasinya sengaja di pilih di Desa Kali Balangan, mengingat daerah itu memang belum pernah diadakan Pasar Murah,” tambahnya.

Agar tidak melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), Hendri sudah berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampura.
Di lokasi pelaksanaan Pasar Murah sendiri, harus ditekankan beberapa hal, mulai dari mewajibkan setiap Masyarakat yang datang ke lokasi untuk menggunakan masker. Kemudian tidak menumpuk di tempat satu, bisa menjaga jarak dengan yang lain. Dan biasakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi.

“Yang utamanya Prokes harus di terapkan. Saya tidak ingin terjadi penumpukan, untuk mekanismenya nanti akan kita bicarakan dengan tim dari Provinsi Lampung sebagai Saipul hajat. Karena sejauh ini kita sudah laporan dengan tim gugus tugas Covid-19 tingkat Kabupaten,” pungkasnya.

 46 total views,  2 views today