Juli 29, 2021

Inspiratif.co.id

Inspirasinya Semua kalangan

Fase Darurat, Pemkab Tegal Larang Pejabat dan Anggota Dewan Lakukan Perjalanan Dinas Luar Daerah

*Laporan Rohim – Inspiratif.co.id

SLAWI – Kabupaten Tegal yang terkategori daerah zona merah atau berisiko penularan tinggi memerlukan upaya lebih untuk mengendalikan pernyebaran covid 19. Salah satunya melarang pejabat dan ASN termasuk anggota DPRD Kabupaten Tegal melakukan perjalanan Dinas ke luar kota dan menerima kunjungan tamu luar daerah.

Selain memperhatikan instruksi Gubernur Provinisi Jawa Tengah, larangan tersebut diambil setelah penularan Covid-19 meluas di kalangan pegawai dan juga pejabat daerah. Pernyataan ini disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah, Jumat 25-Juni-2021 malam.

Aturan tentang larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Tegal Nomor 443.5/B.909 Tahun 2021 tentang Larangan Pelaksanaan Perjalanan Dinas dan Penerimaan Kunjungan Dinas. Adapun ketentuan tersebut berlaku mulai tanggal 25 Juni 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi epidemiologi Covid-19.

Dalam surat edaran itu disebutkan, Bupati Tegal mengarahkan pejabat dan pegawai di semua organisasi perangkat daerah dilarang melakukan perjalanan dinas luar daerah dan aktivitas sejenis lainnya, kecuali mereka yang melaksanakan tugas pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19.

Pejabat dan pegawai juga dilarang menerima kunjungan dinas atau tamu dari luar daerah, baik itu dalam bentuk kunjungan kerja, studi banding, dan sejenisnya di lingkungan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD, pemerintah desa dan kelurahan serta instansi lainnya. Seperti tertulis dalam surat edaran, penggunaan perangkat teknologi dan informasi dapat semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas pemerintahan.

Ibu Bupati juga mengungkapkan, fasilitas seperti konferensi video com sangatlah pas digunakan jajarannya di masa pandemi ini. Agenda pertemuan rapat dan pembahasan multi pihak semakin mudah dan murah karena adanya aplikasi zoom meeting dan sejenisnya. Menurutnya akan ada penghematan anggaran yang signifikan dari uang saku harian, biaya inap dan perjalanan jika teknologi ini diterapkan.

“Dalam situasi darurat ini semuanya harus disiplin mentaati protokol kesehatan, khususnya pejabat daerah yang berada di risiko tinggi untuk menahan diri tidak bepergian ke luar kota. Riskonya kita bisa tertular atau justru kita yang menularkan virus, terlebih Kabupaten Tegal masuk kategori zona merah,” ungkap Bupati Tegal.

Lebih lanjut beliau mengimbau agar pada masa libur akhir pekan, masyarakat lebih banyak tinggal di rumah. Hal ini mengingat penambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi dan meningkat rata-rata tujuh puluhan lebih kasus baru per hari sejak terjadinya lonjakan pasca libur Lebaran tanggal 18 Mei 2021 lalu hingga Jumat, 25-Juni-2021 ini. Jumlah kematian akibat infeksi Covid-19 juga terus bertambah menjadi 147 orang dalam 40 hari terakhir.

 179 total views,  5 views today