Pemkab Lampura Keluarkan Putusan, Aparat & Satgas Diminta Tegas

*Laporan : Berkhin S. – Inspiratif.co.id

LAMPUNG UTARA – Demi menjaga keselamatan dalam situasi Zona Merah masa Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara, mengeluarkan maklumat keras.

Bacaan Lainnya

Dalam putusan maklumat antaranya, melarang seluruh kegiatan masyarakat untuk mengadakan segala macam bentuk kegiatan yang dapat mengundang masa/kerumunan. Mulai dari Resepsi pernikahan, khitanan, kegiatan keagamaan, seminar, pelantikan ormas/profesi dan kegiatan sosial lainnya.

“Surat edaran bersama sudah kita keluarkan. Saya harap semua bisa tegas, mulai dari Aparat hingga Satgas Covid-19. Tidak ada toleransi lagi, karena ini menyangkut nyawa orang banyak dan demi keselamatan bersama. Jika ada yang melanggar tindak tegas, berikan sanksi dan pidana,” ucap Bupati Lampura H. Budi Utomo didampingi Sekretaris Kabupaten H. Lekok dan Kepala BPBD Nozi Efialis usai Vicon bersama, Kamis 8 Juli 2021.

Surat keputusan bersama yang dikeluarkan tersebut lanjutnya, harus ditindaklanjuti dengan tegas hingga ke tingkat Desa/Kelurahan. Jangan anggap surat edaran yang di keluarkan hanya sebatas maklumat saja, tidak ada tindakan tegas yang diberikan Satgas dan aparat berwajib. Sebab jika satu tempat dibiarkan maka tempat-tempat lain juga akan semena-mena membuat keramaian.

“Untuk itu harus ada bukti nyata dan kerja tegas dari para Aparat serta Satgas. Tak hanya itu saja sejauh ini, pihak Kejari dan Pemkab Lampura juga saat ini tengah fokus menyoroti penggunaan Dana Desa (DD) sebesar 8 persen yang diperuntukan untuk Covid-19. Apakah sesuai dengan peruntukannya atau tidak, ingat jangan coba bermain-main,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala BPBD Lampura Nozi Efialis, usai mengadakan Vicon, Bupati Lampura bersama Dandim, Sekda, pihak Polres, tim Kesehatan dan BPBD langsung meninjau kesiapan ruang isolasi pasien Covid-19 yang sudah disiapkan. Sejauh ini ruang isolasi sudah bersih dan sudah siap untuk dipakai.

Di ruang Isolasi disiapkan 50 Bed tempat tidur, yang sewaktu-waktu siap digunakan jika rumah sakit penuh. Kemudian bakal dilengkapi dengan tenaga kesehatan serta peralatan kesehatan.”Dari Satgas khusus Covid-19 sendiri akan dilakukan penambahan personil yakni dari TNI dan Polri. Guna penguatan, terutama dalam pencegahan keramaian,”pungkasnya.

 77 total views,  1 views today

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *