September 20, 2021

Inspiratif.co.id

Inspirasinya Semua kalangan

Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Danawarih, Ini Penyebabnya

* Laporan : Nurrochim – Insliratif.co.id

Slawi – Sejumlah sepuluhan warga Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, Jum’at 12 Agustus 2021, mendatangi Kantor kepala desa setempat untuk mengadukan nasibnya lanymtaran kehilangan mata pencaharian sebagai penambang tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Para warga yang berusia sekitar 60 tahunan itu, berharap pihak desa setempat mendengar keluhannya.

Setelah bertemu pihak Desa, kemudian menyampaikan keluh kesahnya di hadapan Kepala Desa tentang lahan mata pencaharian yang di tutup oleh pemilik tanah sekitar tempat mereka mengais rejeki yaitu sebagai buruh tambang tradisional.

Pencari batu dan pasir sungguh miris di saat pandemi yang belum tentu kapan berakhir seperti ini ada saja pengusaha yang tega menutup usaha mereka karena untuk kepentingan pribadi.

Padahal menurut beberapa warga yang ada di lingkungan tersebut, setatus kepemilikanya sebagian belum jelas bahkan sumber lain berpendapat Pemilik lahan yaitu H.TM, disinyalir atau dugaan mengklaim tanah milik pengairan menjadi haknya berdasarkan surat akte yang dia peroleh dari transaksi jual beli kepada warga sekitar beberapa tahun yang lalu.

“Hampir satu tahun kami mendapat perlakuan tiđak etis kadang di saat kami sedang aktifitas mencari pasir dan bebatuan beberapa oknum dengan nada mengusir agar kita menjauh dàri batas-batas yang mereka klaim sebagai miliknya. Dan lebih parahnya lagi sudah sepuluh hari ini kami total tidak bekerja karena telah di tutup,” ungkap salah seorang warga, Fahruroji.

“Sungai itu. Padahal sudah sejak dulu dari turun temurun tempat itu adalah lahan usaha lingkungan kami,dan warga mayoritas beranggapan itu tanah pengairan,” ujar warga lainnya, Wahidin.

Wahidin dan Fahruroji adalah penambang manual, di hadapan Kepala Desa dan media mereka menyampaikan unek-uneknya kepada si pemilik lahan di sekitar tempat usahanya.

Sebagai Kepala desa, Abdul Munif berjanji akan memperjuangkan keluhan tersevut.

“Mereka warga saya akan kuperjuangkan untuk mendapatkan hàknya,” ujar Kades. (*)

 488 total views,  2 views today