September 22, 2021

Inspiratif.co.id

Inspirasinya Semua kalangan

DPRD Provinsi Lampung Gelar Sidang Paripurna Istimewa HUT RI ke 76 Secara Virtual Bersama Presiden RI

*Laporan Sandi – Inspiratif.co.id

BANDARLAMPUNG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76.

Rapat paripurna istimewa ini adalah dilakukan secara virtual dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung Senin, 16-Agustus-2021.

Ketua DPRD, Mingrum Gumay membuka rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim dan Sekertaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto serta Forkopimda Provinsi Lampung.

Presiden Joko Widodo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 banyak kejadian yang bisa diambil pelajaran.

“Kita ingin pandemi ini menerangi kita untuk mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri kita dalam menghadapi tantangan masa depan,” kata Presiden Jokowi, saat pidato secara virtual.

Presiden Jokowi menjelaskan, pandemi juga seperti kawah candradimuka yang menguji, mengajarkan dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat, beban yang penuh risiko dan memaksa bangsa ini menghadapi dan mengelolanya.

“Semua pilar kehidupan kita diuji, semua pilar kekuatan kita diasah. Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah,” ujarnya.

“Ujian dan asahan menjadi dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Bukan hanya beban yang diberikan kepada kita, tetapi kesempatan untuk memperbaiki diri juga diajarkan kepada kita. Tatkala ujian itu terasa semakin berat, asahannya juga semakin meningkat,” tambahnya.

Di sidang tahunan MPR ini, Jokowi menyebut semua ini adalah proses menjadi bangsa yang tahan banting, kokoh, dan mampu memenangkan gelanggang pertandingan. Jokowi juga berbicara perjalanan sejarah bangsa Indonesia telah melalui etape-etape ujian yang berat.

“Alhamdulillah kita berhasil melampauinya. Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian ataupun hadiah, tetapi kita rebut melalui perjuangan di semua medan. Perang rakyat, perang gerilya, diplomasi di semua lini dikerahkan, dan buahnya membuat Indonesia sebagai bangsa yang merdeka,” tutupnya. (*)

 844 total views,  2 views today